| AHMADIYAH MEMBUKA RUMAH SAKIT DI KENEMA |
| Artikel - Artikel Islam | |||
|
Komunitas Muslim Ahmadiyah baru-baru ini telah membuka rumah sakit mereka di Jalan Hanga nomor 99 di kota Kenema untuk umum. Dalam pernyataannya, direktur kesehatan di rumah sakit tersebut yaitu Dr. Javil Akram memberitahukan bahwa sekarang rumah sakit akan memberikan pelayanan yang dibutuhkan bagi masyarakat kota Kenema dan sekitarnya. Dr. Javil Akram mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang dokter yang bergerak di bidang kesehatan umum dan istrinya - Dr.Tanzilan Javil - yang sekarang bekerja dengannya di rumah sakit tersebut juga merupakan seorang ginekolog yang kaya pengalaman dalam menangani semua kasus kehamilan dan yang berhubungan dengan kelahiran di rumah rumah sakit tersebut.
Dr. Akram lebih jauh mengungkapkan bahwa pelayanan farmasi, ginekologi dan semua pelayanan kesehatan umum lainnya sekarang akan diambil alih oleh rumah sakit tersebut. Beliau mengatakan bahwa ruang-ruang yang tersisa di rumah sakit tersebut akan segera selesai untuk menampung 20 kasur yang sudah tersedia dan beliau juga memastikan semua pelayanan untuk operasi kesehatan akan segera menyusul. Dr. Akram sedang menghubungi semua daerah untuk mencari kebutuhan medis yg dibutuhkan di rumah sakit Ahmadiyah yang secara resmi bernama Klinik Nongowaatau Rumah Sakit Banya sepanjang jalan Hanga.
Menambahkan dari pernyataan tersebut, Presiden Sierra Leone Dr. Alhaji Ahmad Tejan Kabbah menjelaskan bahwa Jamaah Ahmadiyah adalah sebuah gerakan yang berkembang pesat di dunia dan di Sierra Leone sendiri, yang telah memberikan jasa besar dalam kesehatan dan pendidikan untuk meningkatkan perkembangan yang kokoh dalam negeri tersebut. Beliau mengatakan bahwa beliau mengagumi sikap toleransi beragama warga Sierra Leone dan tak diragukan lagi bahwa masyarakat kota Kenema tidak hanya akan mendukung rumah sakit tersebut tapi juga akan melindunginya sebagai bagian dari mereka dan ini merupakan perkembangan yang sangat baik dalam komunitas tanpa prasangka agama. Dalam pernyataan sang direktur Musrat Jaham, badan yg bertanggung jawab dalam semua rumah sakit dan sekolah Ahmadiyah di seluruh dunia, Murana Mubarak Ahmad Jahil meyakinkan warga Sierra Leone bahwa misinya akan terus berkelanjutan dalam melayani kemanusiaan dan menyebarkan cinta untuk semua tanpa kebencian bagi siapapun. Beliau mengungkapkan bahwa Ahmadiyah membangun sekolah Muslim pertama di Rokupr pada 1937 dan membuat prestasi yg sama dengan sekolah Muslim pertama yg kedua di kota Bo Sierra Leone Selatan pada 1960. Mubarak mengatakan bahwa sejak saat itu banyak sekolah dan rumah sakit telah dibangun di negara tersebut dan telah membuat Sierra Leone memiliki 42 sekolah sekunder Ahmadiyah, tidak termasuk 60 sekolah yang telah dibangun Ahmadiyah di seluruh Afrika. Sang Direktur juga meyakinkan warga Sierra Leone bahwa misi-misi dalam bidang pendidikan dan kesehatan akan terus berkembang. Mubarak meminta semua pihak untuk terus berdoa demi perkembangan rumah sakit dalam memenuhi tujuan yg diharapkan. Dr. Sama Banya yang sekarang meninggalkan rumah sakit tersebut untuk digunakan dalam misi Ahmadiyah mengatakan bahwa beliau tidak meragukan bahwa misi ini akan sangat baik bagi kota Kenema dan sekitarnya daripada dia sendiri yg melakukannya. Beliau mengingat kembali masa-masa gemilang Klinik Nongowa yg saat ini lebih dikenal dengan nama Rumah Sakit Banya, ketika tempat tidur yg ada tidak cukup untuk menampung pasien, dan beliau berharap manajemen yg baru tidak hanya akan menyediakan pelayanan yg layak tetapi juga menawarkan pelayanan dan kesempatan yg semakin maju untuk semua wilayah dan negara. Kepala Daerah Timur yg terhormat William Juana Smith dalam pernyataannya berterima kasih dan menyambut baik usaha dari Ahmadiyah yangg menandai bahwa gerakan Ahmadiyah telah bekerja beberapa tahun yg lalu dan memiliki potensi untuk bekerja lebih banyak lagi dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan-pelayanan dalam bidang sosial lainnya bagi warga negara ini. Beliau meminta masyarakat kota Kenema untuk menggunakan rumah sakit sebaik-baiknya tanpa sentimen politik ataupun agama. Beliau juga menyatakan bahwa rumah sakit tersebut adalah bagian dari mereka dan mereka harus melindunginya setiap saat. Petugas Kesehatan Wilayah Kenema (DMO: District Medical Officer) Kenema Dr. Yankuba Madina Bah berterimakasih dan menghargai sikap tersebut. Beliau berkomentar bahwa Ahmadiyah tidak hanya menyediakan sebuah fasilitas yg mengagumkan bagi rumah sakit pemerintah di kota tersebut tetapi juga mengikuti semua prosedur yg diperlukan dalam membangun sebuah institusi kesehatan dalam negeri tersebut. Pemotongan pita pada berbagai fasilitas rumah sakit oleh berbagai pejabat penting menjadi puncak dalam upacara tersebut. (Lisa Latief) sumber: http://awoko.org/index.php?mact=News,cntnt01,detail,0&cntnt01articleid=4995&cntnt01returnid=15
|
Popular
Cari Di sini




