Kegiatan yang merupakan kali pertama di Canmore akan tiba. Konferensi Agama Sedunia akan diadakan hari Kamis ini (4 Juni) di CCHS. Komunitas Muslim Ahmadiyah adalah komunitas yang tersebar di seluruh dunia, yang memiliki misi di 190 komunitas. Kelompok ini telah menyelenggarakan konferensi Agama Sedunia di Kanada selama 20 tahun terakhir.
Sultan A. Mahmood, Ketua Komunitas Muslim Ahmadiyah, mengatakan bahwa ide dasarnya adalah untuk meningkatkan saling pemahaman antar agama. Bukan karena kesalahpahaman antar agama menjadi problem utama di Kanada, namun karena hal tersebut menimbulkan konflik di berbagai daerah.
“Kanada, sebagaimana kita ketahui, adalah masyarakat multi cultural, negara yang sangat damai,” katanya, dan walaupun masyarakat saling berbaur dan bersahabat dengan berbagai budaya dan agama, namun semakin banyak yang bisa kita lakukan, semakin baik untuk Kanada.
Tema konferensi tahun ini adalah “Mengapa percaya pada Tuhan?”
Tema tersebut terinspirasi dari iklan yang terpampang pada bis-bis kota di Inggris tahun lalu, didaerah Calgary, yang berbunyi, “Mungkin Tuhan itu tidak ada, sekarang berhentilah merasa cemas, dan nikmati hidup anda.”

Mahmood mengatakan bahwa Konferensi Agama Sedunia adalah kegiatan yang komprehensif dan pada konferensi yang lalu pernah menghadirkan seorang pembicara Ateis, namun pada konferensi di Canmore, pembicara yang datang akan mewakili Islam, Yahudi, Kristen, dan aliran spiritualitas. Ia kemudian mengatakan bahwa adalah penting untuk menghadirkan sebanyak mungkin perwakilan agama-agama untuk hadir di konferensi.
“Kami berharap seluruh agama-agama ini dapat berdiri di platform yang sama untuk berdiskusi tentang persamaan,” katanya.
Tujuan penting lainnya dari konferensi ini, kata Mahmood, adalah untuk menyatukan sebanyak mungkin umat dari berbagai agama.
Pertanyaannya bukanlah “kenapa di Canmore?” katanya, “tapi untuk menyatukan dimanapun”
Pembicara dalam konferensi ini termasuk diantaranya; Vinnia Van Overdyke, seorang Penyembuh Spiritual Indian, mewakili spiritualitas tradisional, David Lertzman, asisten professor di Sekolah Bisnis Haskayne Universitas Calgary, mewakili Yahudi, Ross Von Hausen, Pastor dari Universitas Calgary, mewakili agama Kristen dan Ataul Wahid LaHaye, seorang pembuat dokumenter dan mantan birokrat, mewakili Islam.
Tema konferensi sebelumnya adalah “Apakah agama telah Mati?”, “Kehidupan setelah Kematian: Mitos atau Realitas?”, “Bagaimana Agama dapat melindungi Lingkungan”, dan “Mengapa Agama?”
“Tujuannya adalah untuk menjangkau setiap orang,” kata Mahmood. “Dan khususnya untuk menyentuh orang-orang yang mulai menjauh dari keyakinan.”
Komunitas Muslim Ahmadiyah adalah komunitas non profit yang menyelenggarakan donor darah, sumbangan makanan, kunjungan ke panti jompo, dan berpartisipasi dalam kegiatan Humanity First, organisasi yang membantu dan mengembangkan masalah kemanusiaan.
Komunitas Muslim Ahmadiyah adalah salah satu pembaharu Islam. Didirikan oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad di tahun 1889.
“Ini adalah komunitas yang membawa kemajuan dalam Islam” kata Mahmood.
Semboyan komunitas ini adalah “Love for all, hatred for none”
Konferensi Agama Sedunia yang diselenggarakan Komunitas Muslim Ahmadiya hari Kamis 4 Juni di CCHS dapat dianggap sebagai kegiatan pembelajaran.
Acara dibuka jam 18.00 dan Introduksi Program pada pukul 18.30, bebas biaya masuk.
“Ini adalah acara dialog, diskusi”, kata Mahmood, “Akan ada sesi tanya jawab.”Kita telah membangun persahabatan dengan berbagai pembicara dari berbagai komunitas agama selama beberapa tahun ini,” kata Mahmood. “Ini adalah proses belajar, setiap program selanjutnya adalah program yang lebih baik lagi.”(Damayanti Natalia) www.canmoreleader.com