Home KRISTOLOGI
Kristologi
Nabi Isa as tidak wafat saat disalib (bag.II)
Artikel

 

4. Misi Rahasia Menyelamatkan Isa a.s. (Yesus)

 

Pilatus secara rahasia menolong Isa dengan menetapkan hari hukuman salib pada Jum'at siang (jam 12 siang) (Matius 27 : 46), dan pada jam 3 sore (jam 15) Isa diturunkan dari Tiang Salib dengan kondisi tampak "Mati". Seperti yg telah lazim bahwa hukuman salib adalah hukuman mati secara perlahan (umumnya 3 hari) dan belum pernah ada yg mengalami kematian dlm hitungan jam. Lalu mengapa Isa diturunkan padahal baru 3 jam (nampak tergesa-gesa)?

 

 

Jawabannya karena dalam Taurat ada tertulis hukum :"Maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yg digantung terkutuk oleh Allah, janganlah engkau menajiskan tanah yg diberikan Tuhan Allahmu kepadamu menjadi milik pusakamu" (Ulangan 21:23).

 

 

 

Read more...
 
Nabi Isa as tidak wafat saat di Salib (bag.I)
Artikel
  Oleh Abu Jihan

I. Pendahuluan, Beberapa Fatwa Ulama Besar

 Berkenaan topik penyaliban Isa a.s., memang berkembang beberapa pemahaman.

1. Kristiani beranggapan bahwa Yesus wajib wafat ditiang salib, hidup kembali, dan naik ke langit (karena inilah inti dari ajaran penebusan dosa).

2. Yahudi juga berkeinginan untuk membunuh Yesus (Isa a.s.) karena dia adalah hamba yg terkutuk.

3. Muslim (sebagian besar) beranggapan bahwa Isa a.s. dihindarkan dari hukuman salib dan orang lainlah yg dikorbankan, dan kemudian Isa a.s. naik kelangit dengan jasmaniyah nya (untuk hal naik  ke langit sepemahaman dengan keyakinan umat kristiani).

Read more...
 


Cari Di sini

Custom Search

Translation

English Arabic Bulgarian Chinese (Simplified) Croatian Czech French German Italian Portuguese Russian Spanish

Artikel lain

Petunjuk

Penulisan nomor ayat-ayat Al-Quran dalam Website ini berdasarkan Hadis Nabi Besar Al-Mushthafa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam riwayat sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, yang menunjukkan bahwa setiap basmalah pada tiap awal surat adalah ayat pertama surat itu. كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَعْرِفُ فَصْلَ السُّوْرَةِ حَتَّى يَنْزِلَ عَلَيْهِ بِسْمِ اللهِ الرَّحمْـاـنِ الرَّحِيْمِ “Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak mengetahui pemisahan antara surat itu sehingga bismillaahir-rachmaanir-rachiim turun kepadanya.” (HR Abu Daud, “Kitab Shalat”; dan Al-Hakim dalam “Al-Mustadrak”)

Search Engine Islami Indonesia

Moslem TV

Archive



Jazakumullah by: owner. Link Web and Blog.